MEMUTUSKAN
Seharusnya aku bilang sejak awal bahwa aku tidak merasakan apa-apa dengan dirinya. Seharusnya aku menegaskan sejak awal bahwa aku benar-benar ingin menjaga hatiku hanya untuk lelaki pilihan yang memang ditakdirkan untukku. Dia cukup menarik, tapi sepertinya tidak cukup untuk menarik perhatian dan hatiku.
Beberapa hari ini aku sibuk dengan kegiatanku, bahkan jarang sekali memegang ponsel selain untuk memberi kabar orang-orang yang kurasa membutuhkan kabarku. Ralat. Orang-orang yang kuanggap penting dalam hidupku.
Lelaki pertama sering sekali mengirimkan chat singkat kepadaku. Bukannya aku tidak senang, tapi mengapa aku justru merasa tidak nyaman dan aman? Bahkan bisa dibilang terlalu basa basi untuk ukuran usia kami. Dan aku tidak suka.
Dia menyatakan bahwa dia menyukaiku. Bingung. Bukan karena apa-apa. Sudah jelas aku menolak. Sudah jelas aku tidak bisa untuk melanjutkan ini semua. Karena bagiku akan terjalin hubungan apabila ada chemistry di awal. Sedangkan aku tidak merasakan itu. Aku bingung untuk menjelaskan banyak hal tanpa menyakiti dan mudah diterima.
Apakah aku egois? Maaf, untuk kali ini, sepertinya aku harus berhak untuk bersikap seperti ini. Tidak akan ada yang bisa menjaga perasaanku selain diriku sendiri. Jadi aku memutuskan untuk menjaga jarak dan menghilang dari kehidupannya. Dia juga berhak mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik daripada aku. Kadang orang yang datang dalam hidup hanya sebagai pembelajaran. Keputusan ini harus kuambil tanpa berdiskusi dengan siapapun.


Komentar
Posting Komentar